ARTIKEL
Bom di Sarinah
JAKARTA, KOMPAS — Lima orang yang
diduga pelaku peledakan bom di Sarinah, Jakarta, ditembak oleh aparat keamanan
saat terjadi tembak-menembak di sekitar lokasi ledakan, Kamis (14/1). Korban
meninggal hingga Kamis petang mencapai tujuh orang, lima orang merupakan pelaku
dan dua orang dari warga sipil,
Kepala Bidang Humas Polda Metro
Komisaris Besar Iqbal membenarkan telah terjadi tindakan teroris.
"Tepatnya di pos polisi di depan Starbucks Coffee, Sky Building. Dugaan
sementara targetnya adalah kantor pos polisi," katanya, Kamis (14/1).
Iqbal menyatakan, saat ini pihaknya
masih memburu pelaku dan mengevakuasi seluruh karyawan dan pengunjung gedung.
Menurut Iqbal, pelaku lebih dari empat orang. Perburuan pelaku dilakukan di
lantai atas Sky Building.
Iqbal menyatakan, perburuan pelaku
dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya. Pihaknya belum bisa memastikan kelompok
pelaku terorisme. "Yang jelas prioritas pertama mengamankan masyarakat,"
katanya.
Iqbal menjelaskan, korban ledakan
ialah pengunjung Starbucks, polisi, dan pelaku terorisme. Untuk mengamankan
masyarakat, sejumlah ruas jalan ditutup. Ruas Jalan Sudirman ditutup sejak
pukul 11.00.
"Satu petugas ditabrak. Ada
beberapa korban akibat ledakan, tiga warga sipil, lalu terjadi serangan kedua
di Skyline Building, ada beberapa korban luka berat dan ringan," katanya.
Sesaat setelah kejadian, mobil
pemadam kebakaran disiagakan di Jalan MH Thamrin sekitar 150 meter dari pos
polisi di seberang Sarinah. Helikopter terbang rendah di sekeliling lokasi,
sedangkan petugas kepolisian mensterilkan satu blok jalan menuju dan dari arah
Sarinah. Tim Penjinak Bahan Peledak Polri juga disiagakan di lokasi.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Ajun Komisaris Besar
Budianto mengatakan, dari Semanggi mengarah ke Sarinah di Bundaran HI diarahkan
lewat Jalan Sutan Syahrir, lalu belok ke Jalan Imam Bonjol, lalu ke kawasan
Kebun Kacang. Sementara dari arah Harmoni menuju Sarinah diarahkan lewat RS
Budi Kemuliaan, lalu ke kiri menuju Jalan Merdeka Selatan. Namun, lalu lintas di kawasan Semanggi dialihkan secara bertahap, termasuk tol depan Polda ditutup, dialihkan ke Slipi Jaya untuk mengurangi beban. Tujuannya agar lokasi kejadian tetap steril, istana bisa dilewati normal, begitu juga Kebon Sirih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar